Tiga tahun sudah saya belajar di bangku sekolah menengah pertama dan saya pun harus meneruskan ke sekolah menengah pertama.
Ketika itu,saya masih bingung mau melanjutkan sekolah ke SMA mana. Hari itu, guru saya membawa sebuah brosur SMA Plus Negeri 17 Palembang. Saya pun tertarik untuk mengikuti tes masuk SMA itu.
Sepulang sekolah, orang tua saya belum pulang. Jadi, pada malam hari saya berbicara kepada orang tua saya tentang minat saya ingin mengikuti tes itu. Tak percaya, orang tua saya pun setuju.
Keesokan harinya, saya bertanya tentang persyaratan dan bagaimana cara untuk mengikuti tes itu. Guru saya pun memberitahu dan mendukung saya untuk mengikuti tes itu.
Tahap demi tahap saya mengikuti tes itu, hingga tahap terakhir saya. Saat pengumuman tiba, saya tidak datang ke SMA itu untuk melihat pengumuman tetapi orang tua laki-laki saya yang melihatnya. Saat itu, saya sedang berada di sekolah karena ada pelajaran tambahan. Teman laki-laki saya mendapat telepon dari ibunya bahwa dia lulus masuk ke SMA Plus Negeri 17 Palembang. Saya pun menelpon orang tua saya tetapi mereka tidak mengangkatnya. Sepulang sekolah, saya ingin cepat-cepat sampai ke rumah dan melihat pengumuman itu tetapi orang tua saya belum pulang. Hari itu saya ada jadwal kursus bahasa inggris, akhirnya saya pergi ke tempat kursus dengan hati yang masih penasaran. Sesampai di tempat les, saya hanya melihati handphone saya apakah orang tua saya akan menghubungi saya tetapi hasilnya nihil, orang tua saya tidak menghubungi saya :(
Sepulang kursus, saya masih penasaran dan ingin cepat-cepat sampai di rumah dan bertemu orang tua saya tetapi orang tua saya belum juga pulang. Satu jam kemudian orang tua saya baru pulang, saya pun langsung menanyakan pengumuman itu kepada mereka. Awalnya mereka bertanya kepada saya, "Kamu yakin ingin masuk ke SMA ini?" saya pun menjawab dengan tegas, "Saya yakin". Setelah itu, mereka bilang, saya tidak lulus ke SMA itu. Saya tidak bersemangat dan tanpa disadari air mata pun jatuh di pipi saya. Orang tua sata hanya tertawa melihat saya dan berkata, "Kamu lulus nak".
Air mata itu pun hilang dan wajah yang cemberut berubah menjadi wajah yang ceria serta saya pun tersenyum bahagia. Alhamdulillah ya Allah :)
Kamis, 22 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya, Tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya ...
-
Agent8 Classic , Akselerasi Generasi 8 Kelas Cibi Asik #kagak nyambung yaaa, sambung-sambungin aja dah ;p Agent8 Classic dicetuskan ol...
-
Seorang anak menghampiri ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertuliskan se...
-
10 Kasino Termegah Dan Terindah Di Dunia 10. Crown Casino-Melbourne, Australia Crown Casino adalah sebuah komplek kasino dan hiburan di Sout...
-
Awalnya saya gembira bisa masuk SMAN 17 Palembang bersama seorang teman laki-laki yang berasal dari SMP yang sama tetapi setelah saya tahu b...
-
10 Mobil Termahal Di Dunia Jutaan mobil dibuat setiap tahun. Nah, dari sekian banyak mobil, ada 10 mobil termahal di dunia. Mau tahu? Silaka...
-
Golden Sunrise Siapa tak kenal sikunir dengan Golden Sunrise nya? Ya, Golden Sunrise yang membuat kita takjub akan keindahan yan...
-
Kita cukup kenal, cukup tahu, dan cukup paham. Kita tahu bagaimana kita memposisikan diri kita. Sudah lama kita kenal, sudah lama kita tahu,...
-
What do you think when you hear about RSJ? You must be afraid right? No, you must not be afraid.. The people who have mental disorder...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar