Jumat, 23 April 2010
Asrama
Di asrama, aku harus merapikan barang-barang kita sendiri. Aku memang boleh meminta bantuan kepada teman tetapi itu bisa merepotkan teman aku. Aku juga harus mempunyai rasa kebersamaan, dimana ketika ada teman kita yang sakit kita juga harus merasa sakit dan ketika teman kita senang kita juga harus merasakan kebahagiaan itu. Disini aku juga harus menghormati dan menghargai teman-teman lain. Hal yang tidak begitu mudah, aku juga harus mengerti sifat, karakteristik, atau pun watak teman-teman lain yang berbeda-beda.
Ketika aku memakan makanan, aku harus membaginya dengan teman-temanku, saat seperti inilah yang juga disebut kebersamaan. Kita sangat membutuhkan satu sama lain.
Asramalah yang membuat aku akrab dengan teman-teman yang lain
Kamis, 22 April 2010
Latdis
Latdis telah tiba, saya diantar oleh orang tua saya datang ke SMAN 17 Palembang untuk mengikuti Latdis selama 10 hari di SMA itu dan menginap di asrama.
Sebelumnya, saya memang sudah mengenal beberapa teman yang masuk ke SMA ini yang berasal dari SMP lain tetapi saya belum akrab dengan mereka. Saya bingung.
Ketika sampai di SMA itu, saya mengikuti pengarahan di aula SMAN 17 Palembang. Setelah itu, kami berbaris di lapangan upacara SMAN 17 sesuai dengan kelompok pleton masing-masing yang telah dibagi saat pengumuman.
Saya berbaris di barisan pleton 2. Kami pun mendapat pengarahan lagi dan mendapat baju latdis serta mendapat kamar dimana kami akan istirahat ketika malam tiba, saya mendapat kamar CND9. Di kamar itu saya sekamar dengan Dwina, Vidya, Riswi, Adelia, Niken, Revica Ayu, dan Shella. Saya pun memulai pertemanan disana. Tidak membutuhkan waktu yang cukup lama saya akrab dengan mereka. Hari demi hari kami lalui bersama, kami ditempa, dibimbing, dilatih untuk menjadi siswa-siswi yang disiplin, baik, sopan dan santun, lelah yang menghampiri tidak terasa ketika adanya kebersamaan. Tidak terasa 10 hari sudah kami lewati bersama. Kami pun pulang ke rumah masing-masing dan diberi waktu untuk istirahat sebelum memulai belajar di SMA.
Masuk SMA :)
Ketika itu,saya masih bingung mau melanjutkan sekolah ke SMA mana. Hari itu, guru saya membawa sebuah brosur SMA Plus Negeri 17 Palembang. Saya pun tertarik untuk mengikuti tes masuk SMA itu.
Sepulang sekolah, orang tua saya belum pulang. Jadi, pada malam hari saya berbicara kepada orang tua saya tentang minat saya ingin mengikuti tes itu. Tak percaya, orang tua saya pun setuju.
Keesokan harinya, saya bertanya tentang persyaratan dan bagaimana cara untuk mengikuti tes itu. Guru saya pun memberitahu dan mendukung saya untuk mengikuti tes itu.
Tahap demi tahap saya mengikuti tes itu, hingga tahap terakhir saya. Saat pengumuman tiba, saya tidak datang ke SMA itu untuk melihat pengumuman tetapi orang tua laki-laki saya yang melihatnya. Saat itu, saya sedang berada di sekolah karena ada pelajaran tambahan. Teman laki-laki saya mendapat telepon dari ibunya bahwa dia lulus masuk ke SMA Plus Negeri 17 Palembang. Saya pun menelpon orang tua saya tetapi mereka tidak mengangkatnya. Sepulang sekolah, saya ingin cepat-cepat sampai ke rumah dan melihat pengumuman itu tetapi orang tua saya belum pulang. Hari itu saya ada jadwal kursus bahasa inggris, akhirnya saya pergi ke tempat kursus dengan hati yang masih penasaran. Sesampai di tempat les, saya hanya melihati handphone saya apakah orang tua saya akan menghubungi saya tetapi hasilnya nihil, orang tua saya tidak menghubungi saya :(
Sepulang kursus, saya masih penasaran dan ingin cepat-cepat sampai di rumah dan bertemu orang tua saya tetapi orang tua saya belum juga pulang. Satu jam kemudian orang tua saya baru pulang, saya pun langsung menanyakan pengumuman itu kepada mereka. Awalnya mereka bertanya kepada saya, "Kamu yakin ingin masuk ke SMA ini?" saya pun menjawab dengan tegas, "Saya yakin". Setelah itu, mereka bilang, saya tidak lulus ke SMA itu. Saya tidak bersemangat dan tanpa disadari air mata pun jatuh di pipi saya. Orang tua sata hanya tertawa melihat saya dan berkata, "Kamu lulus nak".
Air mata itu pun hilang dan wajah yang cemberut berubah menjadi wajah yang ceria serta saya pun tersenyum bahagia. Alhamdulillah ya Allah :)
Rabu, 21 April 2010
Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya, Tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya
Yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbongkok-bongkok, Disertai suara batuk-batuknya.
Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya
"Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?"Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang berehat di beranda.
Si ayah menjawab : "Sebab aku lelaki."
Anak perempuan itu berkata sendirian : "Aku tidak mengerti".
Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa kebingungan.
Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu,
terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan
"Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki."
Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan.
Kerana perasaan ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya.
"Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian membongkok? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada
keluhan dan rasa sakit?"
Ibunya menjawab:
"Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap
keluarga itu memang akan demikian."
Hanya itu jawapan si ibu. Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi dewasa, tetapi dia tetap juga masih tercari-cari jawapan, mengapa wajah
ayahnya yang tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi membongkok?
Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimah sebagai
jawapan rasa kebingungannya selama ini.
"Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia sentiasa akan berusaha untuk menahan setiap hujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindung."
"Ku ciptakan bahunya yang kuat dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat
pula untuk melindungi seluruh keluarganya."
"Ku berikan kemahuan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya".
"Ku berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat
panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan dan kesejukan kerana tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-perihnya."
"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa ada keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan
kerapkali menyerangnya".
"Ku berikan perasaan cekal dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun
juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya.Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat di mana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknyaagar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."
"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesedaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dikotak-katikkan oleh anak-
anaknya."
"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyedarkan, bahawa isteri yang baik adalah isteri yang setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka mahupun duka,walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan
menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sepadan dan saling melengkapi serta saling menyayangi."
"Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahawa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk mencari dan
menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang terbongkok agar dapat membuktikan, bahawa sebagai lelaki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha
mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya."
"Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga (seri/penyokong), agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh lelaki, walaupun
sebenarnya tanggungjawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat."
Terkejut si anak dari tidurnya dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri si anak itu menggenggam dan mencium telapak tangan ayahnya.
"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah."
p/s: Oleh itu jika ayah kita masih hidup jangan sia-siakan kesempatan untuk membuat hatinya gembira. Bila ayah kita telah tiada, jangan putuskan tali
silaturahim yang telah dirintisnya dan doakanlah agar Allah selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya. Amin
_________________
aku dambakan..dambakan cinta
cinta sejati yang kekal selamanya
biarpun pahit pejalanan meraihnya
demi redha-mu kuharungi jua...
kini terungkai sudah
kisah hidup kita
berbekal taat dan sabar
pastikan berjaya...
Jumat, 16 April 2010
Pentingnya Seorang Ibu
Seorang anak menghampiri ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya. Ongkos upah membantu ibu :
1) Membantu pergi Ke warung Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan tempat tidur Rp 10.000
5) menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu halaman Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan – GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu – GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) Ongkos Khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Aku Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya : “TELAH DIBAYAR LUNAS”.
Diriwayatkan seorang telah bertemu Rasul Allah Muhammad SAW dan bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak mendapatkan layanan istimewa dariku ?”. Rasulullah menjawab, “Ibumu”. Kemudian ???, Rasulullah menjawab, “Ibumu..” Kemudian ???, Rasulullah menjawab, “Ibumu..”. Kemudian Rasulullah menjawab, “Baru Kemudian Ayahmu dan setelah itu saudara-saudara terdekatmu”.
Maka, sebelum semuanya terlambat, dan sebelum kita menyesal, sebelum mereka tiada, sayangi dan perlakukan ibu kita sebaik mungkin yang bisa kita lakukan, karena sebesar apapun kekayaan yang kita berikan padanya, tidak akan bisa membayar keihlasan atas segala jerih payahnya membesarkan kita. Percayalah, jika kita berbuat yang kurang baik terhadap ibu kita, dampaknya akan terlihat di dunia ini. Memang benar, “surga itu ada di telapak kaki ibu“.***Entri Populer
-
Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya, Tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya ...
-
Agent8 Classic , Akselerasi Generasi 8 Kelas Cibi Asik #kagak nyambung yaaa, sambung-sambungin aja dah ;p Agent8 Classic dicetuskan ol...
-
Seorang anak menghampiri ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertuliskan se...
-
10 Kasino Termegah Dan Terindah Di Dunia 10. Crown Casino-Melbourne, Australia Crown Casino adalah sebuah komplek kasino dan hiburan di Sout...
-
Awalnya saya gembira bisa masuk SMAN 17 Palembang bersama seorang teman laki-laki yang berasal dari SMP yang sama tetapi setelah saya tahu b...
-
10 Mobil Termahal Di Dunia Jutaan mobil dibuat setiap tahun. Nah, dari sekian banyak mobil, ada 10 mobil termahal di dunia. Mau tahu? Silaka...
-
Golden Sunrise Siapa tak kenal sikunir dengan Golden Sunrise nya? Ya, Golden Sunrise yang membuat kita takjub akan keindahan yan...
-
Kita cukup kenal, cukup tahu, dan cukup paham. Kita tahu bagaimana kita memposisikan diri kita. Sudah lama kita kenal, sudah lama kita tahu,...
-
What do you think when you hear about RSJ? You must be afraid right? No, you must not be afraid.. The people who have mental disorder...